Konsep Wilayah Dan Perwilayahan

Diposting pada

Konsep-Wilayah-Dan-Perwilayahan

Wilayah  (region)

Wilayah (region) adalah suatu areal yang memiliki karakteristik tertentu berbeda dengan wilayah yang lain. Wilayah  dapat dibedakan menjadi dua yaitu:

  1. Wilayah Formal (uniform region/homogeneous) adalah suatu wilayah yang memiliki keseragaman atau  kesamaan dalam kriteria  tertentu, baik  fisik maupun  sosialnya. Contoh: suatu wilayah mempunyai kesamaan bentang alam pegunungan disebut wilayah pegunungan atau suatu wilayah mempunyai keseragaman dalam bidang kegiatan bercocok  tanam  disebut wilayah pertanian.
  2. Wilayah Fungsional (nodal region) merupakan wilayah yang dalam banyak hal diatur oleh beberapa pusat kegiatan yang saling berkaitan dan ditandai dengan adanya hubungan atau interaksi dengan wilayah di sekitarnya. Contoh: Suatu industri didirikan pada suatu wilayah. Setiap pagi karyawan  bekerja menuju pabrik dan sore hari mereka pulang ke rumah masing-masing.

Regionalisasi  (Perwilayahan)

Regionalisasi berarti membagi wilayah-wilayah  tertentu di permukaan bumi  untuk keadaan tujuan  tertentu. Untuk menentukan  regionalisasi  wilayah harus diperhatikan  fisik yang meliputi  iklim, morfologi, sumber  daya alam, dan keadaan  sosial budaya yang meliputi penduduk dan  budayanya.

Kaitan konsep wilayah dan perwilayahan dengan perencanaan pembangunan (Pusat Pertumbuhan) Pusat pertumbuhan (growth center) erat kaitanya dengan Pertumbuhan wilayah di permukaan Bumi tidak tumbuh bersama-sama secara terarur, tetapi sengaja atau tidak sengaja, ada bagian yang tumbuh dan maju berkembang lebih cepat dibanding  dengan bagian lain. Berikut ini beberapa teori pusat pertumbuhan.


a.  Teori Tempat Sentral

Dikemukakan oleh ahli Geografi  Jerman yang bernama Walter Chisstaller tahun 1993 dan Agust Losch ahli ekonomi Jerman tahsn 1945, menyatakan tempat yang lokasinya sentral adalah tempat yang memungkinkan aktivitas manusia menjadi. maksimum, baik dalam aktivitas pelayanan maupun yang menjadi konsumen dari barang dan pelayanan yang dihasilkan.


b.  Teori Kutub Pertumbuhan

Kutub pertumbuhan (growth pole) adalah suatu srraregi pembangunan yang dilakukan dengan cara menularkan perkembangan wilayah dari pusat  terpinggiran (center down deuelopment). Teori ini dikemukakan oleh Francois Perroux seorang ekonom Perancis tahun  1950. Pada tahun 1972 Bou Deville memperkenaikan konsep pertumbuhan sebagaimana dikemukakan oleh Perroux yang disebut derrgan teori Engine of Economic Growth.


File Download Materi

Materi Pelajaran Geografi
Update Maret 30, 2020
Ukuran 106.22 KB

Download File Materi


Semoga Bermanfaat, Buat Siswa-Siswi …!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *